Mewujudkan Generasi Muda yang Cerdas, Sehat dan Berakhlak; Wacana Publik;Majalah Sabrina Manahijussadat

                  Wacana Publik; Sabrina Manahijussadat

                              Mewujudkan Generasi Muda yang Cerdas, Sehat dan Berakhlak

Oleh Ust. Muhammad Alang, S.Th.

Masa muda adalah masa yang produktif dan masa yang paling energik, potensial, serba kuat. Masa muda identik dengan tindakan revolusioner, seperti para pemuda “Ashabul Kahfi” yang berani menentang kedzaliman raja Damaskus, pemuda Ibrahim yang menghancurkan sesembahan para kaumnya. Pemuda Indonesia adalah pemuda revolusioner, harus bergerak, kreatif, cerdas, serta juga berakhlak.

Generasi muda menjadi penggerak dalam penyambung estafet generasi mendatang yang akan menjadi penentu masa depan suatu peradaban. Ditangan generasi mudalah masa depan bangsa Indonesia didengungkan harapan.

Melihat Indonesia dari sudut pandang anak muda, potensi yang dimiliki tidak bisa dipandang sebelah mata. Anak muda Indonesia mulai eksis pada dunia internasional yang telah diakui kemampuannya. Kemampuan yang mempresentasikan anak muda Indonesia yang dapat menjadi panutan bagi anak muda lainnya untuk terus berkembang.

Generasi muda yang lebih dikenal dengan kreatifitasnya, aktif, hingga produktif dalam menghabiskan masa mudanya. Masa muda yang selalu diisi dengan kerja keras dan mimpi untuk diwujudkan. Maka generasi muda harus dimanfaatkan dengan baik agar generasi muda bangsa ini memeiliki kecerdasan intelektual, semua itu diharus dilakukan dengan usaha yaitu para pemuda harus diberikan pendidikan akal.  Dengan pendidikan akal mereka bisa menimba ilmu, pengalaman, memperluas wawasan, mengasah keterampilan, beribadah dan beramal sholeh serta berjuang menegakan kalimat Allah sebagaimana Allah berfirman dalam surat Arrum ayat 54 :

ٱللَّهُ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعۡفٖ ثُمَّ جَعَلَ مِنۢ بَعۡدِ ضَعۡفٖ قُوَّةٗ ثُمَّ جَعَلَ مِنۢ بَعۡدِ قُوَّةٖ ضَعۡفٗا وَشَيۡبَةٗۚ يَخۡلُقُ مَا يَشَآءُۚ وَهُوَ ٱلۡعَلِيمُ ٱلۡقَدِيرُ ٥٤

Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.

Sebagai generasi muda yang akan banyak sekali memberikan pergerakkan dan aktivitas demi kemajuan bangsa dan Negara, maka pemuda harus memiliki jasmani yang sehat supaya menjadi barometer bagi perkembangan akalnya. Semua itu tidak akan tercapai jika dari jasmani seorang pemuda tidak sehat, maka salah satu Filososuf  barat mengatakan salah satu pondasi susksesnya kehidupan adalah dengan sehatnya jasmani”, maka dikatan didalam kata mutiara hikmah dari Yunani :

«العقل السليم في الجسم السليم»

“Akal yang sehat terdapat pada raga yang sehat”

Maka dari itu agar terciptanya raga yang sehat dan kuat bagi para generasi generasi muda saat ini  memerlukan perantara agar tercapanya hal tersebut, dan perantara itu adalah dengan pendidikan jasmani atau kita sebut juga dengan Tarbiyatul Jismiyah. Telah ditetapkan dalam ilmu psikologi bahwa ada hubungan yang besar antara Jasmani dan Akal, segala sesuatu yang berpengaruh dalam akal berpengaruh juga dalam badan begitu pula kebalikannya, maka generasi muda harus diberikan pendidikan jasmani dengan baik dan benar maka ia pun akan mengunakan akalnya dengan baik benar.

Dan untuk menciptakan generasi generasi muda yang yang berkualitas demi kemajuan bangsa ini tidak cukup dengan kecerdasan dan kesehatan, akan tetapi ada satu faktor terpenting dari dua hal tersebut yaitu adalah dengan mendidik mereka berakhlak mulia, sebagai generasi muda harus banyak belajar tentang akhlak karena akhlak adalah pondasi utama dalam membangun generasi muda yang berkualitas untuk kemajuan bangsa, negara dan agama.

Bagi generasi muda mari sama sama melihat teladan Rosulullah SAW, Beliau memberikan contoh teladan yang baik kepada para umatnya baik dari segi muamalah hubungan antara manusia tetapi juga Rosulullah mencontohkan bagaiman Akhlak yang baik ketika harus berhubungan dengan Allah.

Dalam hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Ahmad :

وقال صلّى الله عليه وسلَّم: «إنّما بُعِثْتُ لأُتَمِّم صالِحَ الأخلاق» رواه أحمد

“Sesungguhnya Allah mengutusku untuk melengkapi Akhlak manusia”

Demi terciptanya generasi muda yang berakhlakul karimah hendaklah kita banyak menimba ilmu dan pendidikan Akhlak. Telah disepakati oleh pakar pendidikan dan pakar filsafat bahwa tujuan generasi muda mendapatkan pendidikan akhlak adalah tujuan yang utama.

Maka dari itu kita sebagai generasi generasi muda harus haus untuk mendapatkan pendidikan akal, pendidikan Jasmani serta pendidikan Akhlak, antara ketiga pendidikan ini harus di integrasikan serta diimplementasikan kepada suluruh generasi muda demi terwujudnya generasi muda yang berkualitas akal, sehat dan Akhlaknya. (*)

Penulis adalah Guru Ponpes Manahijussadat Cibadak Kab. Lebak Banten.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memakmurkan Masjid; Tausiyah; Sabrina Manahijussadat

PENERIMAAN SANTRI BARU PONDOK PESANTREN MODERN MANAHIJUSSADAT CIBADAK RANGKASBITUNG KAB. LEBAK - BANTEN TAHUN PELAJARAN 2023-2024