Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

Memakmurkan Masjid; Tausiyah; Sabrina Manahijussadat

Gambar
Tausiyah Memakmurkan Masjid Oleh Ustadz H. Yudi Nurhadi, S.Ag Pada acara Kamisan dewan guru yang rutin diadakan tiap seminggu sekali, Pimpinan Pondok KH. Sulaiman Effendi menyampaikan pentingnya disiplin salat berjamaah di masjid baik di kalangan dewan guru maupun santri. Di setiap perkumpulan, Mudirul Ma’had tidak pernah bosan mengingatkan ikhwal disiplin salat berjamaah di masjid. Terlebih, kata beliau, kehadiran guru salat berjamaah di masjid   sangat berpengaruh dan menjadi teladan bagi para santri. Dari hasil wejangan pimpinan pondok itu saya teringat dengan surat Abu Darda yang dialamatkan kepada sahabatnya Salman Al-Farisi. Isi surat itu di antaranya berbunyi: '   “Wahai Saudaraku, pergunakanlah masa hidupmu untuk kepentingan ibadah, sebelum tiba bencana yang menyebabkanmu tidak dapat beribadah. Wahai Saudaraku, jadikanlah masjid bagaikan rumahmu. Sebab, Rasulullah SAW pernah bersabda, 'Masjid itu sebagai rumah bagi orang yang bertakwa'. Allah telah menjamin ba...

Mewujudkan Generasi Muda yang Cerdas, Sehat dan Berakhlak; Wacana Publik;Majalah Sabrina Manahijussadat

Gambar
                  Wacana Publik; Sabrina Manahijussadat                                Mewujudkan Generasi Muda yang Cerdas, Sehat dan Berakhlak Oleh Ust. Muhammad Alang, S.Th. Masa muda adalah masa yang produktif dan masa yang paling energik, potensial, serba kuat. Masa muda identik dengan tindakan revolusioner, seperti para pemuda “Ashabul Kahfi” yang berani menentang kedzaliman raja D amaskus, pemuda Ibrahim yang menghancurkan sesembahan para kaumnya. Pemuda Indonesia adalah pemuda revolusioner, harus bergerak, kreatif, cerdas, serta juga berakhlak. Generasi muda menjadi penggerak dalam penyambung estafet generasi mendatang yang akan menjadi penentu masa depan suatu peradaban. Ditangan generasi mudalah masa depan bangsa Indonesia didengungkan harapan. Melihat Indonesia dari sudut pandang anak muda, potensi yang dimiliki tidak bisa dipandang sebelah mata. ...

Guru Terpaksa, Guru Sekedar dan Guru Pejuang; Wacana Publik; Majalah Sabrina Manahijussadat

Gambar
  Wacana Publik; Sabrina Manahijussadat                    GURU TERPAKSA, GURU SEKEDAR DAN GURU PEJUANG Oleh Ustadz Furqan Syafrizal S.Th.I   Allah Swt berfirman dalam   dalam Al kahfi ayat   65 : فَوَجَدَا عَبْدًا مِنْ عِبَادِنَا ءَاتَيْنَاهُ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَعَلَّمْنَاهُ مِنْ لَدُنَّا عِلْمًا Artinya: “Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami”.       Guru  adalah seorang pengajar suatu ilmu. Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.       Guru tidak hanya sebagai profesi. Jauh dari itu seorang guru menjadi hamba pilihan Allah untuk memperkenalkan tentang ketuhanan. ...

Saya Ingin Memperbaiki Bacaan Al-Qur'an

Gambar
NAMA DAN PERISTIWA: SABRINA MANAHIJUSSADAT Saya Ingin Memperbaiki Bacaan Al-Qur’an   Fani Dzikra Az-Zahra Memiliki kemampuan membaca Alquran dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid serta dapat memahami isi kandungannya menjadi motivasi bagi Fani Dzikra Az-Zahra belajar di Pondok Pesantren Manahijussadat Serdang Ds. Pasarkeong Kec. Cibadak Rangkasbitung Kab. Lebak - Banten.  Fani, demikian sapaan akrabnya, belajar Alquran karena dilandasi hadis Nabi, “Sebaik-baiknya kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya kepada orang lain.” Dari hadis sini terkandung segi ubudiyah dan ketaatan kepada Allah, mengambil petunjuk dari kalam-Nya, taqwa kepada-Nya dan tunduk kepada-Nya. Alumni SMP Mutiara Bangsa, Depok Jawa Barat, ini mengaku senang bisa belajar di Pondok Pesantren Manahijussadat.  Dengan niat tholabul ilmi  putri pertama pasangan Bapak Farid Ma'ruf dan Ibu Kartini ini ingin memperbaiki bacaan Alqurannya. "Saya ingin memperbaiki bacaan Al...

Who Is Santri? Wacana Santri; Sabrina Manahijussadat

Gambar
  WHO IS SANTRI ? Oleh  Silvy Sulistia Ningsih Santri identik dengan baju Koko, sarung, dan adat-istiadat serta tradisi keagamaan yang melekat. Padahal jika kita amati lebih dalam, santri adalah orang yang memiliki peran serta partisipasi yang besar dalam segala hal. Berbeda dengan siswa siswi sekolah umum, santri cenderung memiliki kebiasaan serta sikap dan mentalitas yang lebih tangguh. Hal itu disebabkan santri dididik dan dibina 24 jam. Santri tidak hanya diberi materi dan teori tapi juga di arahkan untuk menerapkan nilai nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Lalu bagaimana tentang pendapat orang yang mengatakan bahwa santri tidak memiliki masa depan? Atau santri hanya akan menjadi kyai atau ustadz? Mari kita tengok sejarah kemerdekaan negara kita. Bukankah para kyai dan santri selalu memikirkan kemerdekaan negara ini? Bukankah para santri selalu berjuang melawan para penjajah? Memang hal itu tidak pernah tercatat dalam buku sejarah yang kita pelajari di kelas, ...